Rabu, 11 Juni 2025

Moment Kelulusan Siswa Yang berkesan


 

Para siswa tingkat akhir tentu menantikan pengumuman kelulusan yang menjadi penanda bahwa mereka telah menyelesaikan proses pembelajaran pada tingkat pendidikan tertentu.

Biasanya, pihak sekolah akan menyampaikan pengumuman kelulusan secara resmi dengan berbagai cara.

Tidak sedikit sekolah yang akan mengunggah dokumen berisikan daftar siswa yang telah dinyatakan lulus lengkap dengan hal-hal selanjutnya yang perlu diperhatikan oleh siswa bersangkutan.

Namun, ada juga sekolah yang menyampaikannya secara langsung kepada siswa melalui acara pengumuman kelulusan.

Sekolah Dasar Negeri 1 Pabedilankulon dengan bangga mengumumkan bahwa seluruh siswa jenjang SD, berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan pada tahun ajaran 2024/2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan berkualitas dan dukungan penuh terhadap pengembangan akademik serta karakter setiap siswa.

Kepala Sekolah SDN 1 Pabedilankulon, Bapak Hambali S.Pd,  menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru, orang tua, dan siswa atas kerja sama yang luar biasa selama proses pembelajaran. “Hasil kelulusan 100% ini bukan hanya angka, melainkan cerminan dedikasi dan sinergi antara sekolah, keluarga, dan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan yang menyeluruh,” ujar beliau.

Khusus untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Surat Keputusan (SK) Pengumuman Kelulusan resmi dapat diakses melalui tautan Online yang sudah di bagikan melalui lInk yang di sediakan oleh pemerintah

Berdasarkan buku Pedoman Pengelolaan Ijazah Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025, otoritas penentu kelulusan berada di tangan satuan pendidikan masing-masing.

Penetapan kelulusan mengacu pada regulasi perundang-undangan yang berlaku. Dalam praktiknya, siswa yang telah dinyatakan lulus akan menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai bukti awal, sebelum ijazah resmi diterbitkan.

SKL diterbitkan tepat pada hari kelulusan yang memuat informasi dasar seperti identitas siswa serta rata-rata nilai akhir.

Meski bersifat sementara, keberadaan SKL sangat vital bagi siswa, terutama untuk keperluan administratif menjelang kelanjutan studi.

Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus dan siap melangkah ke jenjang berikutnya. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar di masa depan.

Minggu, 08 Juni 2025

Persiapan Menjelang Pendaptaran Sekolah

Tidak terasa ya, sebentar lagi para siswa ataupun calon siswa akan memasuki tahun ajaran baru 2025/2026. Pasti menjadi hal yang sangat dinantikan oleh sebagain besar generasi muda di Indonesia. Menyambut tahun ajaran baru ini, persiapan yang matang sangat diperlukan. Mengingat akan ada kebiasaann baru setalah berlibur selama di rumah dan harus disesuaikan ketika sudah menginjak waktu untuk bersekolah. Lalu, apa saja sih yang harus disiapkan ketika memasuki tahun ajaran baru nanti? Yuk Simak tips berikut ini:

 

  1. 1. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
  2.  

Sebelum memulai tahun ajaran baru, pastikan untuk menjaga kesehatan fisik dengan tidur yang cukup, makan makanan bergizi, dan berolahraga secara teratur. Kesehatan mental juga penting untuk diperhatikan, jadi luangkan waktu untuk berolahraga dan mempersiapkan diri secara mental untuk memasuki lingkungan sekolah yang baru.

 

 

  1. 2. Mempersiapkan Peralatan dan Perlengkapan Sekolah
  2.  

Periksa dan pastikan bahwa sahabat memiliki semua peralatan dan perlengkapan sekolah yang diperlukan, seperti buku-buku pelajaran, alat tulis, tas, dan peralatan elektronik yang mungkin diperlukan. Pastikan semuanya dalam kondisi baik dan siap digunakan sejak awal tahun ajaran.


Berikut peralatan sekolah yang dipersiapkan  ;

  1. 3. Mengatur waktu
  2.  

Mengatur atau mengelola waktu sangat penting untuk dijadikan prioritas. Pasalnya, ketika sudah bersekolah nanti, sahabat akan ditemani oleh beragam aktivitas dan tumpukan tugas yang meminta untuk lekas dikerjakan. Belum lagi bila ingin mengikuti ekstrakulikuler maupun bimbel. Sahabat harus pandai mengatur waktu agar tidak terjadi benturan antara kegiatan satu dengan kegiatan lainnya. Hal ini juga dapat mencegah terjadinya kewalahan dalam beraktivitas.

 

 

  1. 4. Memahami Aturan dan Kebijakan Sekolah
  2.  

Pastikan untuk membaca dan memahami aturan dan kebijakan sekolah, baik yang terkait dengan tata tertib siswa maupun kebijakan akademik seperti tata cara penilaian, absensi, dan lainnya. Ini akan membantu sahabat untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara lebih efektif.

 

 

  1. 5. Berpartisipasi dalam Orientasi Sekolah
  2.  

Jika ada orientasi atau acara pembukaan sekolah untuk siswa baru, pastikan untuk menghadirinya. Ini adalah kesempatan untuk mengenal guru-guru baru, mengenal lingkungan serta budaya sekolah, dan bertemu teman-teman yang baru.

 

 

  1. 6. Menetapkan Tujuan
  2.  

Sebelum memulai tahun ajaran baru, tentukan tujuan-tujuan pribadi yang ingin sahaba tcapai selama tahun ini. Tujuan ini bisa berupa target akademik seperti meningkatkan nilai di mata pelajaran tertentu atau tujuan pengembangan pribadi seperti menjadi lebih teratur dalam mengerjakan tugas, dan lain sebagainya.

 

 

  1. 7. Berpikir Positif dan Menjaga Motivasi
  2.  

Terakhir, tetaplah berpikir positif dan jaga motivasi sahabat untuk belajar. Setiap tahun ajaran baru adalah kesempatan baru untuk belajar hal-hal baru, mengembangkan keterampilan, dan mencapai tujuan atau cita-cita yang telah ditetapkan oleh sahabat.

 

Dengan melakukan persiapan yang matang dan mengikuti langkah-langkah di atas, sahabat dapat memastikan bahwa anda siap dan percaya diri untuk memulai tahun ajaran baru dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat dalam mempersiapkan diri sebelum memasuki sekolah. Selamat belajar dan selamat sukses!



Sumber ;

  • website sekolah
  • RSI Unisma
  • Brain academi




SPMB SD 2025/2026: Kapan Dibuka dan Persyaratan Umur Murid Baru

 

Penerimaan Murid Baru (PMB) SD di tahun ajaran 2025/2026 akan dilakukan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)Syarat utama masuk SD adalah usia minimal 7 tahun per 1 Juli 2025. Anak usia 6 tahun juga bisa mendaftar, dan anak usia 5 tahun 6 bulan dapat diterima jika memiliki kecerdasan dan/atau bakat istimewa, serta kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi dari psikolog profesional atau dewan guru. 

Penerimaan Siswa Baru SD tahun ajaran 2025/2026 segera dibuka dengan aturan baru yang penting diketahui oleh orang tua dan calon murid. Salah satu hal utama yang menjadi perhatian adalah persyaratan umur calon murid kelas 1 SD. Usia menjadi faktor penting dalam proses pendaftaran agar anak dapat diterima sesuai ketentuan pemerintah.


Kapan Pendaftaran SPMB SD Tahun Ajaran 2025/2026 Dibuka?

Pendaftaran SPMB SD untuk tahun ajaran 2025/2026 biasanya dibuka beberapa bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai, yakni sekitar pertengahan tahun. Meski jadwal resmi bisa berbeda antar daerah, secara umum pendaftaran dimulai pada bulan Mei hingga Juli 2025. Orang tua disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan setempat atau sekolah tujuan agar tidak ketinggalan informasi penting.

Selain itu, pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem SPMB yang terintegrasi untuk memudahkan proses seleksi dan administrasi


Persyaratan Umur Calon Murid Kelas 1 SD


Persyaratan utama calon murid kelas 1 SD adalah berusia minimal 7 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan (2025). Anak yang memenuhi kriteria ini akan mendapatkan prioritas utama dalam seleksi penerimaan.

Namun, ada ketentuan khusus yang memperbolehkan anak berusia lebih muda untuk mendaftar dengan syarat tertentu, yaitu:

  • Calon murid berusia paling rendah 6 tahun pada 1 Juli 2025 tetap bisa mendaftar.
  • Anak berusia paling rendah 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli 2025 dapat mendaftar jika memiliki kecerdasan dan/atau bakat istimewa serta kesiapan psikis.
  • Bukti kecerdasan dan kesiapan psikis harus disertai rekomendasi tertulis dari psikolog profesional. Jika psikolog tidak tersedia, rekomendasi dapat diberikan oleh dewan guru di sekolah terkait


Jalur Penerimaan SPMB SD 2025/2026

Dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan empat jalur penerimaan untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Namun, penting untuk diperhatikan bahwa jalur prestasi tidak berlaku untuk tingkatan SD. Berikut adalah penjelasan mengenai setiap jalur:

    • Jalur Domisili

      Jalur ini ditujukan untuk calon murid yang tinggal di area administratif yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk memudahkan akses ke sekolah dengan mengurangi jarak tempuh dari tempat tinggal ke sekolah.

    • Jalur Afirmasi

      Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu atau bagi penyandang disabilitas. Program ini bertujuan untuk memberikan peluang yang lebih setara kepada anak-anak dari kelompok yang rentan agar bisa mendapatkan pendidikan dasar yang berkualitas.

    • Jalur Mutasi

      Jalur mutasi ditujukan bagi calon murid yang orang tua atau walinya mengalami perubahan tugas atau alamat tinggal. Selain itu, jalur ini juga termasuk bagi anak-anak dari guru atau tenaga pengajar yang berpindah tugas. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pendidikan anak tidak terganggu akibat perubahan tempat tinggal orang tua.

  • Jalur Prestasi

    Perlu dicatat bahwa jalur prestasi tidak diterapkan untuk jenjang SD dalam SPMB 2025/2026. Jalur ini lebih relevan untuk tingkat pendidikan yang lebih tinggi, seperti SMP dan SMA, di mana kriteria prestasi akademik dan non-akademik menjadi perhatian dalam proses penerimaan murid baru.

Sumber ;
1.  detik.com
2.  https://fahum.umsu.ac.id/info/spmb-sd-2025-2026-kapan-dibuka-dan-persyaratan-umur-murid-baru

Sabtu, 07 Juni 2025

Bumi Pelangi: Lukisan Alam dari Jutaan Tahun yang Lalu

                                                                                                                                                                                                                       Bumi Pelangi: Lukisan Alam dari Jutaan Tahun yang Lalu

Bayangkan sebuah lukisan raksasa yang tidak dibuat oleh manusia, melainkan oleh angin, air, dan waktu. Itulah Bumi Pelangi—formasi geologi menakjubkan yang memperlihatkan lapisan warna-warni sedimen yang terbentuk selama jutaan tahun. Setiap warna yang membentang seperti sapuan kuas adalah hasil dari kandungan mineral yang berbeda: merah dari oksida besi, biru dari tembaga, hijau dari klorit, dan ungu dari mangan.

Formasi luar biasa ini bisa ditemukan di tempat-tempat seperti Zhangye Danxia di Tiongkok, Gunung Vinicunca di Peru, dan Tujuh Bumi Berwarna di Mauritius. Tapi meski terlihat seperti efek Photoshop, warna-warna cerah ini adalah nyata—rekaman geologis yang tersimpan dalam batuan bumi seperti lembaran sejarah alami.

Lapisan demi lapisan menceritakan kisah zaman kuno: perubahan iklim, letusan gunung api, pergeseran daratan—semua terekam dengan tenang dalam warna. Ini bukan hanya keindahan visual, tapi pengingat akan kesabaran dan kekuatan waktu, dan bagaimana alam menciptakan keajaibannya sendiri, satu butir debu demi satu.

#KeajaibanGeologi

#BumiPelangi

#LapisanWaktu

Sumber:

– Geological Society of America

– National Geographic (Zhangye Danxia & Vinicunca Rainbow Mountain) 

Jumat, 06 Juni 2025

Memaknai Hari Raya Idul Adha Bagi Pendidikan

Idul Adha adalah hari raya atau hari besar kedua bagi umat Islam setelah hari raya Idul Fitri. Hari raya Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender Hijriah atau 70 hari setelah hari raya Idul Fitri. Seperti halnya Idul Fitri, umat Islam juga akan melaksanakan salat sunnah Idul Adha bersama-sama di masjid atau tanah lapang.Hari raya Idul Adha merupakan puncak ibadah haji, dimana jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk melakukan rangkaian ibadah yang menjadi rukun Islam kelima ini. Bagi Anda yang belum mampu mengerjakan ibadah haji, maka berkurban menjadi salah satu cara mendekatkan diri kepada-Nya saat hari raya Idul Adha. Berkurban menjadi amalan utama Idul Adha dengan cara melakukan penyembelihan hewan kurban. Perayaan hari raya Idul Adha saat ini tidak lepas dari kisah Nabi Ibrahim a.s dan putranya, Nabi Ismail a.s. Agar bisa memahami makna Idul Adha lebih dalam, mari simak pembahasan di bawah ini sampai tuntas.

Makna dan Sejarah Idul Adha

Meskipun dirayakan setiap tahun, Idul Adha selalu memberikan makna mendalam bagi umat muslim. Ada kisah ketaatan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s yang bisa dijadikan suri tauladan di balik perayaan Idul Adha.

Idul Adha mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, ketaatan, dan nilai berbagi sekaligus. Terdapat perintah untuk menyembelih hewan kurban dan melaksanakan ibadah haji yang wajib dilaksanakan bagi Anda yang memiliki kemampuan dari segi finansial maupun fisik.

1.   Perintah untuk berkurban

Berkurban saat hari raya Idul Adha merupakan sebuah pengingat kepada manusia bahwa jalan menuju surga membutuhkan pengorbanan dan ketaatan atas perintah-Nya sebagaimana kisah Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s.

Perintah untuk menyembelih hewan kurban saat Idul Adha bermula dari Nabi Ibrahim a.s yang mendapatkan mimpi untuk menyembelih Nabi Ismail a.s pada tanggal 8 Dzulhijjah. 

Sebagai seorang ayah tentu saja mimpi tersebut membuat Nabi Ibrahim merenung dan memohon petunjuk kepada Allah SWT. Namun, Nabi Ibrahim a.s tetap mendapatkan mimpi yang sama hingga tiga kali.

Nabi Ibrahim a.s kemudian membicarakan mimpinya kepada Nabi Ismail a.s. Sebagai sosok yang taat atas perintah Allah SWT, Nabi Ismail a.s tanpa ragu menyuruh sang ayah untuk melaksanakan perintah-Nya. 

Atas keikhlasan dan kesabaran keduanya, Allah SWT lantas mengganti Nabi Ismail a.s dengan seekor domba yang sejak saat itu hingga kini dijadikan sebuah ibadah rutin pada hari tasyrik yang jatuh pada tanggal 10-13 Dzulhijjah setiap tahunnya.

Berkurban memiliki banyak hikmah bagi umat Islam yang meyakini dan melaksanakannya. Melansir dari laman resmi Nahdlatul Ulama, hewan kurban pada hari kiamat kelak akan mendatangi orang yang menyembelihnya dalam keadaan utuh tanpa kekurangan satu anggota tubuh pun seperti saat masih hidup di dunia. Semuanya tentu akan mendatangkan pahala dan menjadi penolong di hari akhir.

Penyembelihan kurban saat Idul Adha juga dapat menanamkan rasa ikhlas dalam berbagi. Penting untuk diingat bahwa nantinya dua pertiga bagian daging kurban merupakan hak orang lain dan sisanya diberikan kepada orang yang berkurban.

2.   Perintah untuk melaksanakan ibadah haji

Haji merupakan rukun Islam kelima yang hukumnya wajib bagi orang yang memiliki kemampuan fisik dan finansial. Sebab, Anda harus mengorbankan badan dan harta untuk dapat melaksanakannya.

Ibadah haji bermula ketika Nabi Ibrahim AS mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk membangun Ka’bah di Kota Mekkah. Begitu Ka’bah, Nabi Ibrahim a.s diperintahkan untuk mengumandangkan adzan dan memberitahu manusia perihal ibadah haji.

Rangkaian peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim a.s beserta keluarganya oleh Allah dijadikan sebagai dasar lahirnya Kota Makkah dan Ka’bah sebagai kiblat umat Islam di seluruh dunia. Setiap tanggal 8-12 Dzulhijjah jutaan umat muslim melakukan serangkaian ibadah haji sesuai seruan dari Nabi Ibrahim a.s.

Perintah haji juga tercantum dalam Q.S Al-Imran ayat 97 yang berbunyi “... Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana…”.

Pelaksanaan ibadah haji dapat membersihkan jiwa dan hati Anda dari dosa-dosa sebelumnya. Berangkat haji saat Idul Adha juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Ketentuan Hewan Kurban Idul Adha

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua hewan dapat dijadikan sebagai hewan kurban. Menurut syariat Islam, jenis hewan yang diperbolehkan untuk disembelih saat hari raya Idul Adha adalah hewan ternak yang meliputi kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta.

Ada dua kriteria yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli hewan kurban, yaitu dari segi fisik dan umur seperti berikut:

1.   Fisik

Saat hendak membeli hewan kurban, Anda diharuskan untuk memilih dan memastikan sendiri bahwa hewan tersebut memenuhi ketentuan hewan kurban. Sebaiknya pilih hewan yang paling baik dan sehat secara fisik. Anda tidak diperkenankan untuk memilih hewan kurban yang cacat atau mengalami kondisi seperti berikut:

o    Salah satu atau kedua matanya buta

o    Telinganya terpotong sebagian atau keduanya

o    Tidak memiliki tanduk

o    Hewan yang kurus hingga kelihatan tulang rusuknya

o    Salah satu atau kedua kakinya pincang.

2.   Umur

Hewan kurban untuk Idul Adha juga memiliki kriteria dari segi umur. Jika memilih hewan yang belum sampai umur, maka hewan tersebut tidak sah. Namun, Anda masih diperbolehkan untuk berkurban dengan hewan yang melebihi ketentuan umur asalkan tidak terlalu tua.

Masing-masing hewan ternak memiliki kriteria umur sendiri-sendiri. Unta dan sapi yang hendak dijadikan sebagai hewan kurban hendaknya berumur paling tidak lima tahun sampai enam tahun.

Apabila Anda berkurban kambing, maka pilih kambing yang telah berumur dua tahun. Sedangkan domba boleh dijadikan sebagai hewan kurban saat umurnya telah mencapai satu tahun atau setidaknya giginya telah lepas sesudah umur enam bulan.

sumber ; www.cimbniaga.co.id

 







Senin, 02 Juni 2025

Menakar Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pendidikan pemerintah daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Cirebon, Jabar, diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melaksanakan kebijakan pendidikan di wilayahnya, terutama dalam hal pembiayaan, pemerataan akses, dan kualitas pendidikan.
Elaborasi Lebih Lanjut: 
1. Dasar Hukum dan Kewenangan: Undang-Undang Sisdiknas memberikan dasar hukum bagi kebijakan pendidikan di semua tingkatan, termasuk pemerintah daerah. Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengimplementasikan kebijakan Sisdiknas sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing. 
2. Pembiayaan Pendidikan: Pemerintah daerah berkewajiban mengalokasikan anggaran pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, minimal 20% dari APBD. Anggaran ini digunakan untuk pembiayaan sekolah, gaji guru, peningkatan infrastruktur, dan berbagai program pendidikan lainnya. 
3. Pemerataan Akses Pendidikan: Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga, termasuk yang memiliki keterbatasan ekonomi, geografis, atau sosial. Kebijakan zonasi, misalnya, bertujuan untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan antar wilayah. 
4. Kualitas Pendidikan: Pemerintah daerah berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai kebijakan, seperti peningkatan kualitas guru, penyediaan sarana dan prasarana, serta pengembangan kurikulum yang relevan. 
5. Desentralisasi Pendidikan: Sistem pendidikan di Indonesia menganut prinsip desentralisasi, artinya pemerintah daerah memiliki kebebasan untuk menyusun dan mengimplementasikan kebijakan pendidikan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayahnya. Hal ini memungkinkan pemerintah daerah untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan. 
Contoh Kebijakan Pendidikan Daerah: Gratis Biaya Pendidikan: Beberapa pemerintah daerah telah menggratiskan biaya pendidikan hingga jenjang SMA/SMK. Sistem Zonasi: Kebijakan zonasi diterapkan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan dan mengurangi persaingan yang ketat di sekolah favorit. Peningkatan Kualitas Guru: Pemerintah daerah dapat memberikan pelatihan, insentif, dan peningkatan karir bagi guru untuk meningkatkan profesionalitas mereka. Infrastruktur Pendidikan: Pemerintah daerah dapat membangun dan memelihara infrastruktur sekolah, seperti gedung sekolah, perpustakaan, dan laboratorium. Peran Masyarakat: Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pendidikan pemerintah daerah, misalnya melalui partisipasi dalam kegiatan sekolah, monitoring kinerja pemerintah, dan memberikan masukan kepada pemerintah. Kesimpulan: Kebijakan pendidikan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di Indonesia. Pemerintah daerah perlu terus berinovasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. 




Sumber : 
1. http://jurnal.stkippersada.ac.id/ 
2. UNG Repository 
3. E-JournalSTP IPI-Malang 
4. disdik.hsu.go.id 
5. pajak.com 
6. EDUKATIF; JURNAL PENDIDIKAN 
7. Indonesiasatu.co.id