PELEPASAN SISWA KELAS VI SDN 1 PABEDILANKULON TAHUN 2024-2025
Pagi yang cerah, di liputi rasa bahagia dan senang saat pembawa acara membacakan susunan acara pada acara seremonial pelepasan siswa-siswi SDN 1 Pabedilankulon angkatan tahun 2024-2025, tampak para siswa berjejer berdiri berbaris mengikuti arahan yang ditetapkan pemandu maju perlahan setapak demi setapak baris rapi sambil mengikuti alunan musik khas sunda lengkap dengan acara ‘’bubuka’’ Bray, hayu uraaaaaaaaang kaawitaaaaaaaaaaan, begitulah kalimat sang pembaca bubuka dalam acara tesebut. Satu persatu siswa di arahkan ke tempat duduknya masing-masing dan tidak ketinggalan wali siswa/orang tua siswa duduk rapi ditempat yang telah disediakan, begitu juga dengan para tamu undangan dan tamu kehormatan yang telah tampak hadir di arahkan untuk duduk bersama pada barisan kursi paling depan. Saatnya memasuki acara resmi, Ibu Dinda, melangkahkan kaki menuju arena panggung membacakan susunan acaranya, yaitu sebagai berikut;
1.
Pembukaan
2.
Sambutan-sambutan
3.
Penyerahan reward bagi siswa berprestasi
4.
Pelepasan Atribut
5.
Menyanyikan lagu tentang perpisahan
6.
Penayangan Cita-cita para siswa di masa
depannya
7.
Pengalungan medali sebagai tanda wisuda
8.
Penutup/doa
Di sela-sela waktu yang
beranjak mulai siang dan waktu telah menunjukkan pukul 8.30 WIB memaksa Ibu
Dinda untuk melangkah pada acara yang pertama yakni pembukaan, dalam pembukaan
ada dua sesi, yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikkan lagu
kebangsaan Indonesia Raya, untuk pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dibacakan
oleh Adinda Warda Fatina, beliau adalah peserta terbaik ke-tiga dalam ajang
lomba Pentas PAI tingkat Kabupaten Cirebon pada tahun 2024 dan tahun 2025,
selesai pembacaan ayat suci Al-Qur’an di lanjutkan dengan Menyanyikan lagu
Indonesia Raya diiringi musik di pandu oleh Ibu Juanah, kemudian setelahnya
acara pembukaan selesai maka di lanjutkan dengan acara sambutan-sambutan, dalam
acara sambutan Pak Jubaedi selaku Wali Kelas 6, menyampaikan permohonan maaf
atas seluruh rangkaian proses belajar selama ia mengajar ada kekurangan baik
secara materi pembelajaran maupun proses edukasi lainnya sehingga banyak yang
kurang maksimal, beliau menyadari bahwa kemampuan manusia telah mencapai pada
titik maksimal sekalipun berusaha tapi tetap kesemuanya pasti memiliki
keterbatasan, beliau berpesan kepada para siswa jangan sampai disini kalian
berproses belajar tapi lanjutkan pada proses belajarnya hingga ketingkat yang
lebih tinggi yaitu ke sekolah lanjutan pertama SMP atau MTs terdekat. Setelah pak Jubaedi memberikan sambutan kini
Giliran Bapak Kepala Sekolah Sebagai Pimpinan Sekolah menyampaikan pesan yang
isinya kurang lebih sama dengan sambutan yang pertama yaitu jangan berhenti
belajar, teruskan belajarnya hingga ketingkat yang paling tinggi yaitu hingga
semua keinginan kalian semua bisa tercapai,
diawali dengan permohonan maaf kepada para wali murid terkait dengan acara yang
di selenggarakan saat ini yaitu Pelepasan/Perpisahan Murid Kelas 6 di
selenggarakan hanya dengan pola yang sangat sederhana, mengingat himbauan dari
pemerintah daerah, himbauan dari dinas terkait bahwa untuk acara perpisahan
siswa baiknya jangan terlalu mewah karena sangat membebani para orangtua siswa,
Al-Hamdulillah acara tahun ini acara tersebut di selenggarakan se-sederhana
mungkin, tidak ada Snack makanan, Air minum, makanan ringan, makan bersama
ataupun yang lainnya, karena tidak ada sepeserpun adanya pungutan dari orangtua
walimurid, kemudian beliaupun menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh
orangtua siswa yang hadir telah mempercayakan/menitipkan anak didiknya kepada
kami hingga mereka saat ini bisa menyandang gelar lulus, dengan predikat baik,
mudah-mudahan kedepannya kami bisa lebih baik lagi dalam persoalan pelayan
publik, memfasilitasi dengan baik, sehingga menjadi sekolah unggulan dan
kebanggaan bagi masyarakat setempat. Hadirpula
Pengawas sekolah Ibu Eti, menyampaikan gaung bersambut, memang benar apa yang
di sampaikan oleh bapak Kepala Sekolah tadi bahwa ada aturan yang di gulirkan
dari Dinas Terkait bahwa penyelenggaraan acara pelepasan, perpisahan atau
semacamnya lah, itu dihimbau jangan ada pungutan kepada siswa yang sangat
memberatkan kecuali jika sudah disepakati sebelum-sebelumnya bersama komite
Sekolah itupun Dananya kalo ada yang mensponsori untuk kegiatan seperti ini,
jika murni semuanya dari wali murid sebaiknya jangan di laksanakan takutnya
memberatkan. Permohonan maaf kami sampaikan bahwa bapak kowil bidikcam Kecamatan
Pabedilan tidak bisa hadir karena ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan,
beliau ada acara di tempat lain. Beliau hanya berpesan bahwa segala aktivitas
kegiatan yang bersifat administrasi segera dilengkapi di susun dengan rapi dan
tertib terutama bagi yang mau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di data
dengan baik karena ada laporannya. Menginjak pada acara berikutnya Ibu Dinda melanjutkan
acara berikutnya yaitu prosesi pelepasan Atribut sekolah yang melekat pada
siswa, secara simbolis di lepas oleh Bapak Kepala Sekolah Hambali S.Pd di
serahkan kepada Ketua Komite Sekolah Bapak Hendra Iskandar, Selanjutnya Komite
menyampaikan rasa terima kasih yang se-banyak-banyaknya kepada seluruh jajaran
Dewan Guru, pengajar, stakholder lainnya yang telah membantu mensukseskan
pendidikan di satuan pendidikan di sekolah ini, hingga anak-anak kami tidak
hanya pandai menulis, berhitung dan membaca, tapi juga bisa menjadi anak yang
berilmu, berpengetahuan luas, pintar, cerdas, mandiri, kreatif berjiwa gotong
royong serta mempunyai kompetensi lainya yang bisa di banggakan, semoga kelak
anak-anak kami menjadi anak yang soleh, berbakti kepada orangtuanya dan
tercapai segala cita-citanya. Kemeriahan acara pelepasan siswa-siswi kelas VI
tersebut dirasakan tidak hanya di rasakan oleh wali murid yang hadir juga di
rasakan oleh para wisudawan/siswa karena acara dikemas sekalipun sederhana tapi
membekas dalam hati, menyenangkan di liputi rasa haru dan gembira karena acara
di buat dan kemas secara berkesan, tidak sedikit rasa bangga bahkan mentikkan
air mata bahagia bagi wali murid, dan anak-anaknya,berpelukkan dalam acara
sungkeman, berpelukkan sesama teman se-olah-olah melepaskan rasa kerinduan yang
mendalam, mereka bernyanyi bersama, berjabat tangan erat. Suara tepuk tangan,
sorak soray, riuh dan gemuruh saat di bacakan peserta didik terbaik yang
mendapatkan predikat terbaik diantara sesama temannya saat pengalungan medali, hingga
mereka mengabadikan moment haru ini, dengan berpoto bersama.selamat dan sukses
! semoga kelak menjadi generasi terbaik bangsa ini.





