Sabtu, 12 Juli 2025

PELEPASAN SISWA KELAS VI SDN 1 PABEDILANKULON DI WARNAI DENGAN RASA HARU DAN BANGGA

 PELEPASAN SISWA KELAS VI SDN 1 PABEDILANKULON TAHUN 2024-2025

 


Pagi yang cerah, di liputi rasa bahagia dan senang saat pembawa acara membacakan susunan acara pada acara seremonial pelepasan siswa-siswi SDN 1 Pabedilankulon  angkatan tahun 2024-2025, tampak para siswa berjejer berdiri berbaris mengikuti arahan yang ditetapkan pemandu maju perlahan setapak demi setapak baris rapi sambil mengikuti alunan musik khas sunda lengkap dengan acara ‘’bubuka’’ Bray, hayu uraaaaaaaaang kaawitaaaaaaaaaaan, begitulah kalimat sang pembaca bubuka dalam acara tesebut. Satu persatu siswa di arahkan ke tempat duduknya masing-masing dan tidak ketinggalan wali siswa/orang tua siswa duduk rapi ditempat yang telah disediakan, begitu juga dengan para tamu undangan dan tamu kehormatan yang telah tampak hadir di arahkan untuk duduk bersama pada barisan kursi paling depan. Saatnya memasuki acara resmi, Ibu Dinda, melangkahkan kaki menuju arena panggung membacakan susunan acaranya, yaitu sebagai berikut;

1.    Pembukaan

2.    Sambutan-sambutan

3.    Penyerahan reward bagi siswa berprestasi

4.    Pelepasan Atribut

5.    Menyanyikan lagu tentang perpisahan

6.    Penayangan Cita-cita para siswa di masa depannya

7.    Pengalungan medali sebagai tanda wisuda

8.    Penutup/doa

Di sela-sela waktu yang beranjak mulai siang dan waktu telah menunjukkan pukul 8.30 WIB memaksa Ibu Dinda untuk melangkah pada acara yang pertama yakni pembukaan, dalam pembukaan ada dua sesi, yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, untuk pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Adinda Warda Fatina, beliau adalah peserta terbaik ke-tiga dalam ajang lomba Pentas PAI tingkat Kabupaten Cirebon pada tahun 2024 dan tahun 2025, selesai pembacaan ayat suci Al-Qur’an di lanjutkan dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi musik di pandu oleh Ibu Juanah, kemudian setelahnya acara pembukaan selesai maka di lanjutkan dengan acara sambutan-sambutan, dalam acara sambutan Pak Jubaedi selaku Wali Kelas 6, menyampaikan permohonan maaf atas seluruh rangkaian proses belajar selama ia mengajar ada kekurangan baik secara materi pembelajaran maupun proses edukasi lainnya sehingga banyak yang kurang maksimal, beliau menyadari bahwa kemampuan manusia telah mencapai pada titik maksimal sekalipun berusaha tapi tetap kesemuanya pasti memiliki keterbatasan, beliau berpesan kepada para siswa jangan sampai disini kalian berproses belajar tapi lanjutkan pada proses belajarnya hingga ketingkat yang lebih tinggi yaitu ke sekolah lanjutan pertama SMP atau MTs terdekat.  Setelah pak Jubaedi memberikan sambutan kini Giliran Bapak Kepala Sekolah Sebagai Pimpinan Sekolah menyampaikan pesan yang isinya kurang lebih sama dengan sambutan yang pertama yaitu jangan berhenti belajar, teruskan belajarnya hingga ketingkat yang paling tinggi yaitu hingga semua keinginan kalian  semua bisa tercapai, diawali dengan permohonan maaf kepada para wali murid terkait dengan acara yang di selenggarakan saat ini yaitu Pelepasan/Perpisahan Murid Kelas 6 di selenggarakan hanya dengan pola yang sangat sederhana, mengingat himbauan dari pemerintah daerah, himbauan dari dinas terkait bahwa untuk acara perpisahan siswa baiknya jangan terlalu mewah karena sangat membebani para orangtua siswa, Al-Hamdulillah acara tahun ini acara tersebut di selenggarakan se-sederhana mungkin, tidak ada Snack makanan, Air minum, makanan ringan, makan bersama ataupun yang lainnya, karena tidak ada sepeserpun adanya pungutan dari orangtua walimurid, kemudian beliaupun menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh orangtua siswa yang hadir telah mempercayakan/menitipkan anak didiknya kepada kami hingga mereka saat ini bisa menyandang gelar lulus, dengan predikat baik, mudah-mudahan kedepannya kami bisa lebih baik lagi dalam persoalan pelayan publik, memfasilitasi dengan baik, sehingga menjadi sekolah unggulan dan kebanggaan bagi masyarakat setempat.  Hadirpula Pengawas sekolah Ibu Eti, menyampaikan gaung bersambut, memang benar apa yang di sampaikan oleh bapak Kepala Sekolah tadi bahwa ada aturan yang di gulirkan dari Dinas Terkait bahwa penyelenggaraan acara pelepasan, perpisahan atau semacamnya lah, itu dihimbau jangan ada pungutan kepada siswa yang sangat memberatkan kecuali jika sudah disepakati sebelum-sebelumnya bersama komite Sekolah itupun Dananya kalo ada yang mensponsori untuk kegiatan seperti ini, jika murni semuanya dari wali murid sebaiknya jangan di laksanakan takutnya memberatkan. Permohonan maaf kami sampaikan bahwa bapak kowil bidikcam Kecamatan Pabedilan tidak bisa hadir karena ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan, beliau ada acara di tempat lain. Beliau hanya berpesan bahwa segala aktivitas kegiatan yang bersifat administrasi segera dilengkapi di susun dengan rapi dan tertib terutama bagi yang mau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di data dengan baik karena ada laporannya. Menginjak pada acara berikutnya Ibu Dinda melanjutkan acara berikutnya yaitu prosesi pelepasan Atribut sekolah yang melekat pada siswa, secara simbolis di lepas oleh Bapak Kepala Sekolah Hambali S.Pd di serahkan kepada Ketua Komite Sekolah Bapak Hendra Iskandar, Selanjutnya Komite menyampaikan rasa terima kasih yang se-banyak-banyaknya kepada seluruh jajaran Dewan Guru, pengajar, stakholder lainnya yang telah membantu mensukseskan pendidikan di satuan pendidikan di sekolah ini, hingga anak-anak kami tidak hanya pandai menulis, berhitung dan membaca, tapi juga bisa menjadi anak yang berilmu, berpengetahuan luas, pintar, cerdas, mandiri, kreatif berjiwa gotong royong serta mempunyai kompetensi lainya yang bisa di banggakan, semoga kelak anak-anak kami menjadi anak yang soleh, berbakti kepada orangtuanya dan tercapai segala cita-citanya. Kemeriahan acara pelepasan siswa-siswi kelas VI tersebut dirasakan tidak hanya di rasakan oleh wali murid yang hadir juga di rasakan oleh para wisudawan/siswa karena acara dikemas sekalipun sederhana tapi membekas dalam hati, menyenangkan di liputi rasa haru dan gembira karena acara di buat dan kemas secara berkesan, tidak sedikit rasa bangga bahkan mentikkan air mata bahagia bagi wali murid, dan anak-anaknya,berpelukkan dalam acara sungkeman, berpelukkan sesama teman se-olah-olah melepaskan rasa kerinduan yang mendalam, mereka bernyanyi bersama, berjabat tangan erat. Suara tepuk tangan, sorak soray, riuh dan gemuruh saat di bacakan peserta didik terbaik yang mendapatkan predikat terbaik diantara sesama temannya saat pengalungan medali, hingga mereka mengabadikan moment haru ini, dengan berpoto bersama.selamat dan sukses ! semoga kelak menjadi generasi terbaik bangsa ini.


0 komentar:

Posting Komentar